Sapi dibuat rileks dengan mendengarkan musik saat diperah secara mekanis. Perawatan untuk sapi menggunakan beding system.
Selama dilakukan pemerahan, terdengar alunan musik relaksasi yang sengaja diputar. “Pemutaran musik ini sengaja dilakukan untuk menenangkan kondisi psikologi sapi saat diperah,” ungkap Amung memberikan informasi. Selain bertujuan menenangkan kondisi psikologi sapi, Amung juga meyakini dengan pemutaran musik saat pemerahan, sapi menjadi lebih pintar dibandingkan dengan sapi-sapi lainnya. “Mereka seakan mengembangkan otaknya dalam menerima perintah dari manusia,” sambungnya.
Modernisasi yang dilakukan oleh Fajar Taurus Farm semata-mata dilakukan untuk meningkatkan kualitas susu yang diproduksi. “Sejak awal kami menerapkan swasembada sapi. Kami menernakkan bibit, membuat pakan, dan mengolah susu secara mandiri.” Saat ini, Fajar Taurus Farm memiliki populasi sapi perah sekitar 350 sapi. Per hari, peternakan ini mampu memproduksi susu sekitar 4.000 liter. Hasil produksi susu kelak dikirim ke daerah Cijantung Jakarta Timur untuk diolah menjadi soft and fresh cheese dengan aneka rasa, yoghurt dan olahan lainnya.bangkittani.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar